Cara Ampuh Mengatasi Rasa Malas


Cara Ampuh Mengatasi Rasa Malas

Cara Ampuh Mengatasi Rasa-Malas

Sobat GenerusIndonesia, kemalasan adalah musuh produktivitas. Jika kita malas, tidak ada cara lain kita bisa mencapai hal-hal yang berarti. Kita mungkin menunda-nunda melakukan sesuatu, atau bahkan jika kita melakukannya, kita melakukannya dengan setengah hati. Hasil berkualitas tinggi tidak akan tercapai dengan cara-cara seperti itu.

Jadi kita perlu untuk mengatasi kemalasan. Berikut adalah 16 tips yang saya anggap berguna untuk mengatasi kemalasan:

1. Olah raga

Sobat bisa merasa malas jika Sobat tidak memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas Sobat. Berolahraga adalah cara yang baik untuk meningkatkan tingkat energi Sobat sehingga Sobat merasa berenergi dan waspada sepanjang hari.

2. Istirahat yang cukup

Tidak memiliki cukup istirahat juga bisa membuat Sobat malas. Bagaimana Sobat merasa antusias jika Sobat mengantuk? Jadi pastikan bahwa Sobat memiliki istirahat yang baik. Baca lebih lanjut

Mendidik dengan Hati


Mendidik dengan Hati

Mendidik dengan Hati

Keberhasilan pendidikan, khususnya di Sekolah tidak hanya ditentukan oleh kemahiran guru dalam mengajar. Namun lebih kepada bagaimana ia mendidik para siswanya. Guru yang baik adalah seseorang yang bisa mengajar sekaligus bisa mendidik para siswanya. Dengan kemampuannya untuk mengajar dan mendidik secara baik, akan dihasilkan anak-anak yang tidak hanya pandai secara intelektual, namun juga secara akhlak dan keimanan. Pada akhirnya akan menghasilkan generasi penerus yang arif dan bijaksana.
Mengajar hanya terbatas pada pemberian materi atau bahan ajar, sedangkan mendidik lebih kepada bagaimana sikap dan perilaku guru dalam keseharian. Ia akan menjadi model atau figur teladan bagi peserta didik. Oleh karena itu, mengajar itu penting, namun lebih penting lagi adalah kegiatan mendidik. Mengajar lebih mengarah kepada bagaimana membangun kecerdasan pikiran manusia; membangun manusia-manusia yang pandai secara intelektual. Kegiatan mendidik lebih condong kepada proses bagaimana menyadarkan peserta didik dapat mengubah dirinya menjadi manusia seutuhnya, baik secara intelektual, spiritual, moral dan sosial. Penyadaran itu tidak bisa dilakukan melalui pengajaran saja, tetapi terutama lewat pendidikan di mana prinsip keteladanan dari sang guru diberlakukan. Tanpa sebuah keteladanan (melalui kata maupun tindakan) yang baik, seorang siswa yang nakal akan tetap menjadi nakal, bahkan mungkin akan semakin nakal. Baca lebih lanjut

Keutamaan Istighfar


“Sesungguhnya sebagian dari keterangan itu niscaya (betul-betul) menyihir.” (H.R. Muslim).

Apa hubungannya istighfar dengan sihir? Tak ada. Tapi saya sengaja ingin mengetengahkan sebuah cerita yang mudah-mudahan bisa memacu adrenalin kita untuk rajin beristighfar. Makanya, terbersit secercah harapan setelah membaca cerita di bawah ini, kita semua bisa menjadi ahli istighfar. Cerita di bawah bisa menyihir kita semua menuju ke sana. Semoga.

Dalam Kitab Shifatus Shafwah karangan Ibnul Jauzi, Sang Imam Besar – Ahmad bin Muhammad bin Hanbal Abu `Abd Allah al-Shaybani – yang sering dikenal dengan Imam Hambali, kemalaman di suatu negeri, ketika menempuh salah satu perjalanannya. Ia pun kebingungan untuk mencari tempat bermalam. Tak ada penginapan Baca lebih lanjut

LDII Galakkan Tri Sukses Dukung Generasi Emas Indonesia


Pemerintah Indonesia telah mencangkan program generasi emas Indonesia 2045. Tepat pada tahun 2045 Indonesia 100 tahun terlepas dari belenggu penjajah. Ditahun tersebut Indonesia mengharap memiliki gold generation yang dapat membangun bangsa kearah yang lebih baik.

Tahun 2013 ini hingga 2035 adalah masa menanam generasi emas tersebut. Oleh karenanya, dalam kurun waktu tersebut pemerintah dan segenap masyarakat terus menggalakkan program pendidikan. Salah satu bukti keseriusan pemerintah ialah dengan penerapan Kurikulum 2013.

Dalam kurikulum 2013 tak hanya aspek kognitif (transfer keilmuan) yang dikejar. Pemerintah juga mulai menekankan pentingnya pendidikan karakter (aspek afektif). Melihat kenyataan akhir-akhir ini dimata nilai-nilai keluhuran bangsa semakin luntur. Aspek ketiga yang menjadi tujuan pemerintah ialah aspek psikomotorik (kemandirian). Keseimbangan antara 3 komponen ini adalah modal dasar dalam rangka menyongsong generasi emas indonesia 2045.

Ketercapaian penguasaan akademik, karakter yang santun dan keterampilan yang mumpuni merupakan faktor kunci untuk menghasilkan manusia Indonesia yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif.

Dengan demikian harapan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang menempati posisi 12 besar dunia pada 2025 dan 8 besar dunia pada 2045 dalam pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.

Baca lebih lanjut

Persyaratan Seorang Pemimpin


Pemimpin-LeaderKepemimpinan atau leadership adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang-orang lain agar bekerjasama sesuai dengan rencana demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian kepemimpinan memegang peranan yang sangat penting dalam manajemen, bahkan dapat dinyatakan, kepemimpinan adalah inti dari managemen.
Di dalam kenyataan, tidak semua orang yang menduduki jabatan pemimpin memiliki kemampuan untuk memimpin atau memiliki ‘kepemimpinan’, sebaliknya banyak orang yang memiliki bakat kepemimpinan tetapi tidak pernah mendapat kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya. Sedang pengertian ‘kepala’ menunjukan segi formal dari jabatan pemimpin saja, maksudnya secara yuridis-formal setiap orang dapat saja diangkat mengepalai sesuatu usaha atau bagian (berdasarkan surat keputusan atau surat pengangkatan), walaupun belum tentu orang yang bersangkutan mampu menggerakan mempengaruhi dan membimbing bawahannya serta (memimpin) memiliki kemampuan melaksanakan tugas-tugas untuk mencapai tujuan.

Baca lebih lanjut

Budaya Ilmiah Mewujudkan Generasi Muda Bangsa Cerdas dan Unggul


Generasi unggul adalah generasi yang mampu mencurahkan setiap waktunya untuk berbagai aktifitas/kegiatan yang memberikan manfaat baik bagi diri maupun lingkungannya. Remaja yang notabene sebagai generasi penerus bangsa mempunyai tanggungjawab yang besar dalam meng”hitamputih”kan nasib bangsa ini untuk menjadikan bangsa yang semakin bermartabat atau ber”maksiat”.
Membangun dan meningkatkan aktifitas yang bersifat ilmiah merupakan bagian terpenting bagi generasi muda (baca: remaja) didalam mengisi sendi kehidupannya baik dalam komunitas formal maupun dilingkungannya. Dengan terciptanya budaya ilmiah dikalangan generasi muda (baca: remaja) dipastikan akan menjadi solusi terbaik generasi bangsa ini menjadi generasi yang cerdas dalam berilmu pengetahuan dan santun dalam berperilaku.

Baca lebih lanjut

Keluarga adalah Tempat Semua Harapan Tumbuh


Nurannisa Parama Bekti

Nurannisa-Parama-Bekti

Keluarga menjadi tempat pendidikan pertama seorang anak untuk mengenali dan menghadapi kondisi dunia. Terutama terkait peningkatan kecerdasan emosional dan spiritual. Tidak heran banyak pakar yang setuju bahwa baik buruknya perkembangan anak sangat dipengaruhi pengasuhan keluarga di rumah.

Dalam acara workshop pendidikan parenting yang diadakan DPP LDII 4-5 Januari silam, Nuarnissa Parama Bekti memaparkan peran penting keluarga dalam menghalau dampak negatif perkembangan zaman dan globalisasi. Globalisasi yang menurut Nisa telah masuk ke berbagai sektor sangat sulit terbendung, terutama budaya barat yang negatif. Baca lebih lanjut

Menjadi Bangsa yang Unggul dengan 6 Thabiat Luhur


ImageSekadar nostalgia, Indonesia pernah menjadi salah satu titik pusat peradaban dunia. Lalu semuanya menjadi senyap. Riuh nama Jawadwipa atau Swarnadwipa yang membuat orang-orang Eropa, pemburu merica dan lada, berdatangan ke nuasantara tak lagi terdengar.

Maka monumen berupa candi Borobudur, Prambanan, dan berbagai artefak peninggalan sejarah seperti mengingatkan tentang pernah adanya sebuah integritas yang pernah hadir di Indonesia. Lalu, bagaimana mengembalikan integritas bangsa di tengah-tengah konsumerisme, korupsi, dan ancaman perpecahan lantaran perbedaan agama atau ras.

LDII melihat pentingnya bangsa Indonesia melaksanakan 6 tabiat luhur (rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah, dan kerja keras juga berhemat (muzhid mujhid), Baca lebih lanjut

Dibelakang Pria hebat, ada wanita super


Dibelakang Pria hebat, ada wanita Super

WANITA memegang peranan penting di dalam rumah tangga. Wanita umumnya selalu bangun lebih pagi dari suami atau anak-anaknya. Mereka lah yang menyiapkan sarapan, menyambut keluarga dengan senyuman dan memberikan warna serta semangat di awal hari anggota keluarganya. Banyak yang harus dilakukannya. Menjadi istri, menjadi ibu, mengurus rumah, apalagi bila dia juga mengemban karir di luar rumah.
Wanita memiliki peran penting meski ia tidak sedang berada pada jabatan-jabatan yang tampak tak penting. Wanita adalah titik awal lahirnya pemimpin-pemimpin dunia dan dia adalah sosok yang berarti di balik kesuksesan seorang suami. Mengapa demikian? Mungkin banyak yang tidak menyadari, ketika pria sering termakan ambisi dan cenderung melakukan langkah yang terburu-buru, wanita yang mendampinginya yang mampu membantu mengontrol dorongan-dorongan tersebut. Berikut bagaimana wanita bisa
menjadi sosok yang berpengaruh pada kehidupan seorang suami.

1. Memberikan rasa percaya diri

Wanita dapat memberikan rasa percaya diri pada suami karena suami merasa dipercaya, disayangi dan diandalkan. Wanita sendiri menjadi kebanggaan suami karena bisa memiliki dan membuat hidupnya lebih bermakna. Baca lebih lanjut