Refleksi Akhir Tahun 2012


REFLEKSI AKHIR TAHUN

Refleksi-akhir-tahun- baruSelesai sudah kita kita jalani tahun 2012 ini. Ada banyak peristiwa yang telah kita lewati bersama di Indonesia ini, baik yang menggembirakan, menyenangkan, sekaligus yang menyakitkan juga memilukan.
Kita lewati bahagia kegiatan di bulan Puasa 27 juli, sahur bersama di halaman Klenteng Talang, Cirebon dengan ibu Sinta Nuriah Wahid, Istri dari Abdurrahman Wahid (alm). Sebagai ajang persaudaraan antar warga dan juga suku bangsa dan agama.
Disisi lain miris menyedihkan mendengar kasus penyerangan warga syiah di Sampang, Madura di hari minggu 26 september 2012 . terlebih lagi dengan kontroversi film Innocent of muslim yang menakibatkan jatuhnya korban 4 orang tewas di Benghazi, Libya.

Secercah cahaya kembali bersinar

MUNAS alim Ulama NU di daerah Kempek, bertemakan “Kembali ke Khittah Indonesia 1945 Sebagai Pemersatu Bangsa”. Dimaksudkan agar kita kembali memegang pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Peristiwa penting lainnya yaitu ulang tahun PELITA (Pemuda Lintas Iman) yang pertama di gedung YAKIN, Cirebon, sebagai wadah pemersatu pemuda-pemudi dari berbagai agamaDari bidang politik, tentunya kita sering mendengar konflik yang terjadi dengan KPK, kasus korupsi Wisma Atlet, juga Perpajakan yang menyandang 2 nama M. Nazarudin dan Gayus Tambunan, serta kasus korupsi lain seperti Miranda Gueltom dan seterusnya. Contoh lain seperti pengepungan yang dilakukan Polisi untuk menangkap Novel Baswedan, yang berbarengan dengan pemeriksaan Djoko Susilo terkait simulator SIM.
Ada juga kasus yang menambah wajah buruk hukum Indonesia mengenai pencurian sandal jepit milik Ahmad Rusdi anggota Brimob oleh pelajar SMK di Palu dengan inisial AAL, yang menuai kritikan dari berbagai pihak, sampai-sampai ada penggalangan 1000 sandal jepit yang dikirimkan ke Kepolisian.
Ruwetnya birokrasi juga perlu diperhatikan. Dari pembuatan identitas (KTP) yang dipersulit, terutama bagi masyarakat adat serta aliran kepercayaan. Juga pembuatan SIM dan lainnya.

Persoalan kenaikan harga bahan pangan dan juga BBM

yang mengakibatkan kemiskinan menjadi yang tak pernah terselesaikan dari tahun ke tahun. INDONESIA sekarang tinggal nama sebagai Negara Agraris, kenyataannya malah selalu mengimpor menjadi negara konsumen. Dari kedelai hingga garam, sebuah kenyataan yang lucu Indonesia yang negara kepulauan banyak pantai sampai harus mengimpor garam. Begitu juga dengan persoalan pendidikan, mulai dari tawuran antar sekolah hingga tawuran antar desa yang terjadi di berbagai kota.
Yang baru-baru ini malah digemparkan dengan pengaduan kepada pihak kepolisian tentang persoalan Bupati Garut, Aceng Fikri dengan Fanny Octora perihal perkawinan kilat selama 4 hari yang dilakukan mereka pada tanggal 14 Juli 2012, yang berakhir lewat SMS.
Peringatan haul dilakukan di Gedung KNPI Kuningan untuk mengenang salah seorang tokoh Nahdatul Ulama (NU), yaitu Alm. Gus Dur. Dilaksanakan tanggal 27 Desember 2012 sekaligus pembentukan Gusdurian Kuningan yang juga dihadiri oeh Alissa Wahid.
Dalam seni musik ada Lady Gaga yang gagal konser karena dianggap akan menodai, dan menistakan agama, dianggap sebagai pengikut setan penghancur moral. Ada juga kisah Ariel yang keluar dari penjara, dan merubah Peterpan menjadi NOAH dan tour 5 benua.
Itulah beberapa peristiwa yang telah kita jalani bersama, tinggal seperti apa yang akan kita lakukan di tahun 2013 ini. Semoga bangsa kita, Indonesia ini tidak mengulangi hal-hal buruk yang telah dilakukan dan menjadi lebih baik. Semoga.(Diaz Alauddin)

Sumber: wwww (dot) politik (dot) kompasiana (dot) com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s