Mahalnya belajar di Luar Negeri


Belajar Di Luar Negeri, Australia Paling Mahal

Mahalnya belajar di Negeri Australia

Mahalnya belajar diluar Negeri

Sobat Generus Indonesia, Australia menjadi negara termahal di dunia untuk lokasi belajar bagi mahasiswa asing.
Demikian dilansir news.com.au, Selasa (13/8). Dengan berada di peringkat termahal sebagai tempat belajar, Australia mengalahkan Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, dan Hong Kong.
Belajar di Australia, seorang mahasiswa asing rata-rata mengeluarkan biaya 38 ribu dolar Australia per tahun untuk kuliah dan biaya hidup. Peringkat biaya kuliah itu berdasarkan studi yang dilakukan Bank HSBC di 13 negara dan wilayah.
Sekalipun dilabel sebagai negara termahal untuk kuliah, Australia tetap menjadi salah satu destinasi populer untuk belajar bagi pelajar asing (internasional). Menurut Kepala Finansial Personal HSBC Australia, Graham Heunis, penurunan nilai mata uang dolar Australia telah mendorong dan menjadikan Australia sebagai destinasi populer belajar bagi mahasiswa internasional.
Penurunan nilai itu memangkas biaya pendaftaran mahasiswa asing hingga 12 persen pada rentang waktu tahun 2009 hingga 2012. Selain itu, menurutnya, kemudahan memperoleh visa sebagai pelajar internasional juga menjadi faktor pendorong mahasiwa asing belajar di Australia.
Saat Australia menikmati pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibanding negara barat lainnya dalam lima tahun terakhir, ini juga membikin peningkatan daya saing ekspor Australia, termasuk pendidikan,” katanya.
“Turunnya nilai dolar Australia, dan penyederhanaan visa untuk mahasiswa asing menjadikan Australia sebagai tujuan mereka,” tambahnya. (sumber: Kabar24.com)
Editor: Nancy Junita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s