LDII Banten Mensinergikan Pendidikan Agama dan Pramuka


Image

Sako Sekawan Persada Nusantara, satuan komunitas berbasis masjid yang sedang menapaki untuk menjadi yang pertama di Indonesia

Pramuka berlatar belakang sekolah sudah biasa, tapi kalau pramuka berbasis komunitas masjid tentu menarik. UU No 12 tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, memperbolehkan komunitas menjadi organisasi pendukung gerakan pramuka.

Pramuka berbasis komunitas masjid terbilang menarik. Bagi LDII, Pramuka bisa menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai moral dan agama, dengan cara interaktif. Sebab itulah DPP LDII Departemen Kepemudaan dan Olahraga membentuk Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) LDII. Salah satu kegiatannya berupa Pramuka Bahari, yang kali ini dipusatkan di Banten pada 12-13 Oktober 2013. Baca lebih lanjut

Guru Masih terlalu Dominan di Kelas


Siswa-AktifJAKARTA, KOMPAS.com – Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas.
Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa,” kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)”
Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu ‘Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa’. – Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif?
Kunci-nya untuk mencapaikan mutu pendidikan yang Tingkat Dunia adalah Pembelajaran-Aktif (Student-Centred) dan Kontekstual.

Langkah Pertama:

Baca lebih lanjut

Guru Jadi Kunci Berhasilnya Kurikulum Baru


Guru Jadi Kunci Berhasilnya Kurikulum Baru

Kantor-Lembaga-Penjaminan-Mutu-PendidikanDENPASAR, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali Dr Made Alit Mariana, MPd, mengatakan, salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan kurikulum baru yang mulai diterapkan pada Juli mendatang terletak pada kesiapan para guru.
Para guru harus siap untuk menerapkan dan mengimplementasikan materi sesuai dengan kurikulum tersebut,” kata Alit Mariana di Denpasar, Jumat (22/3/2013).
Ia mengatakan, walau tuntutan seperti itu, tetapi pemerintah terkesan lambat melatih para guru untuk mengimplementasikan kurikulum baru itu. Ia mengatakan, pendidikan dan pelatihan (diklat) guru yang awalnya direncanakan pada bulan Maret diundur menjadi April mendatang karena anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum cair.
Hal tersebut, sambung Alit Mariana, dikhawatirkan berpengaruh terhadap kesiapan guru karena waktu pelatihan sangat singkat dan mepet dengan target pelaksanaan kurikulum baru itu. Baca lebih lanjut