Benda Kotor berkuman yg disentuh


10 Benda Kotor dan Penuh Kuman yang Kita Sentuh Setiap Hari

keyboard-komputer

Keyboard Komputer mengandung kuman dan bakteri

Sobat Generus Indonesia, tahukah bahwa setiap hari sebenarnya kita terjebak dalam siklus bersentuhan dengan benda-benda kotor dan penuh kuman? Dilansir Magforwomen, berikut 10 benda penuh kuman yang kita sentuh hampir setiap hari:

1. Keyboard Komputer

Zaman sekarang, tak ada orang yang tidak menyentuh komputer. Kebanyakan dari kita menghabiskan waktu di depa komputer. Parahnya, terkadang kita lupa membersihkan bakteri dan kotoran di keyboard komputer setelah menggunakannya. Beberapa studi bahkan mengklaim bahwa kotornya keyboard sama dengan kandungan bakteri di dudukan toilet!

2. Dudukan Toilet

Yap, siklus dimulai ketika kita akan memulai aktovitas sehari-hari. Meski kita membersihkan permukaan dudukan toilet 2 minggu sekali atau lebih, penelitian menunjukkan bahwa ada sekitar 295 bakteri yang bisa ditemukan di setiap inci dudukan toilet!

3. Saklar Lampu

Saklar lampu merupakan sesuatu yang paling sering disentuh, baik di rumah ataupun tempat umum ketika ingin mematikan atau menyalakan lampu. Benda tersebut terlihat steril, namun itu adalah salah satu dari benda terkotor yang pernah disentuh banyak orang.

4. Uang

Semua orang suka uang dan mau tak mau pasti semua orang menyentuh dan menggenggamnya. Uang terus berpindah tangan, mulai dari penjaga kasir hingga pedagang di pinggir jalan. Tidak ada yang tahu dari manakah uang yang kita pegang itu berasal sebelumnya. Sebuah studi di Amerika menunjukkan bahwa terdapat 135.000 bakteri yang ada dalam 1 lembar uang.

5. Wastafel Dapur

Kebanyakan wanita sulit untuk tidak menghabiskan waktu di wastafel dapur, baik itu mencuci piring atau sayuran. Bayangkan saja, sisa makanan, seperti daging, sayuran, dan lainnya tertampung di situ. Alhasil, bakteri pun mulai bermunculan. Untuk itulah sangat penting membersihkannya setiap hari.

6. Sponge Cuci Piring

Sponge cuci piring hampir selalu dalam keadaan basah setiap waktunya. Dan kotoran sisa-sisa makanan yang telah dibersihkan kebanyakan menyangkut di sela-sela sponge dan susah dibersihkan. Bayangkan seberapa banyaknya bakteri yang muncul. Coba panaskan sponge di dalam microwave selama 60 detik untuk terhindar dari kuman.

7. Handphone

Yap, di zaman serba maju seperti ini, sangat kecil kemungkinan kita akan meninggalkan handphone di rumah. Hampir setiap hari kita membawa dan bahkan menggenggamnya setiap hari. Studi yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa handphone adalah musuh baru bagi penggunanya. Karena panas yang dihasilkan dan uap air dari tubuh kita bisa menarik ribuan kuman dan kuman tersebut hinggap di ponsel kita, hiiii!

8. Bak Mandi

Meskipun lantai dan toilet sering dibersihkan, namun terkadang kita sulit untuk mencapai bagian dasar bak mandi sehingga malas untuk membersihkannya. Kuman dan bakteri di bak mandi tidak akan terdeteksi hingga akhirnya salah satu dari anggota keluarga terkena penyakit infeksi saluran kemih.

9. Remote TV

Ketika menonton tv, remote adalah benda yang tidak bisa lepas dari tangan kita. Anggota keluarga kita lainnya secara bergantian juga ikut menyentuh remote tv. Inilah yang akhirnya menyebabkan kuman dan bakteri bisa hinggap, entah dari tangan kita sendiri atau sang adik yang habis menyentuh tanah di luar rumah. Segera masukkan remote tv ke dalam daftar benda yang harus dibersihkan secara rutin.

10. Troli Belanja

Troli belanja di supermarket disentuh oleh tangan yang berbeda-beda setiap harinya. Dari keringat-keringat di tangan orang yang menyentuh troli tersebut tentu saja bisa menimbulkan ribuan bakteri atau kuman, hiii.

Sobat G.I, dengan kemajuan ilmu kedokteran dan kesehatan, orang-orang kini mulai sadar tentang arti pentingnya kebersihan. Polusi udara yang menumpuk juga telah berperan terhadap kesadaran akan pentingnya kebersihan. Kebanyakan dari kita mencegahnya adalah dengan menggunakan hand sanitizer demi tetap menjaga tangan tetap higienis dan bersih. (Sumber: yahoo.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s